Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2019

Ngevlog Zero Waste: Sebuah Lompatan Pertama

Terkadang di beberapa malam sejak tiga bulan terakhir ini, saya mengalami kegelisahan. Bukan saja karena sampah. Bukan saja karena belum benar-benar berhasil Nol Sampah. Tetapi karena memikirkan sejauh mana jangkauan suara saya terdengar. Mengapa begitu penting? Hingga gelisah? Dalam alur pikiran saya mengenai permasalahan sampah itu begini. Diawali dari akses informasi lalu menuju pada kesadaran kemudian pada upaya aksi bagi yang tergerak lalu pengulangan informasi yang lebih detail lalu rutinitas atau bisa diartikan gaya hidup. Alur yang panjang. Dengan tempo yang lama. Perhitungannya itu jika jumlah masyarakat adalah 100% maka masyarakat yang menerima informasi perihal sampah secara lengkap paling banyak hanya 40%nya saja. Dari 40% itu kemudian sadar bahwa sampah benar-benar menjadi masalah adalah 80%nya. Atau 32% dari total masyarakat. Yang kemudian bergerak? Hanya 50%nya saja yaitu menjadi 16%. Lalu hanya sekitar 8% saja yang akan melakukan pengulangan sambil mendalami i...

Bersihkan Jawa Timur dari Popok

Kerja Pertama Gubernur Khofifah: Bersihkan Popok! Begitulah judul berita yang muncul dari sebuah laman portal berita daring. Di hari yang sama pelantikan Gubernur Jawa Timur. Pilgub Jatim 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 27 Juni 2018 dimenangkan oleh pasangan Khofifah-Emil. Dengan Hasil perolehan suara 53,55% atau 10.465.218 suara. Namun Khofifah-Emil baru dilantik oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 13 Februari 2018. Jelang sehari setelah Masa jabatan Gubernur Soekarwo berakhir. Usai pelantikan, Khofifah menjelaskan Program 99 Hari Pertama Kerja Gubernur. Bukan 100, tetapi 99 Hari. Yang dibagi menjadi 3. Gambar dari sini Belum ada detail Program 99 Hari Kerja tersebut yang saya temukan di daring. Namun beberapa hal yang menjadi perhatian khusus beliau adalah percepatan pelayanan perijinan dan pelayanan masyarakat dalam bidang kesehatan. Khofifah juga berencana menambah jumlah Rumah Sakit milik Pemprov di beberapa daerah. Kesejahteraan Guru Tidak Tetap...

Istiqomah Ahad

Ahad, 5 Jumadil Akhir 1440H Kemarin sore. Ketika saya bersama istri dan anak baru saja tiba di rumah mertua, smartphone di kantong celana berbunyi. Notifikasi whatsapp. Setelah salim kepada ibu mertua, saya membukanya. Chat whatsapp itu. Ternyata dari kawan saya yang merantau ke kota tetangga. Dia menanyakan perihal "status" yang saya share. Gambar sedotan bambu yang baru dibeli seorang kawan saya yang lain. Rupanya dia yang memproduksi. Lalu otak bisnis saya mulai mengatur strategi-strategi. Otomatis. Selalu saja begitu. Seakan tersistem setiap mendengar keyword: usaha. Istri bertanya, "Chat siapa tadi?". Kami biasa bertanya begitu. Biasa saling membuka smartphone masing-masing. Bahkan pin smartphone kami pun sama. Tidak ada rahasia. Karena percuma juga. Setiap kali saya punya rahasia, istri saya pasti tahu. Entah bagaimana caranya. Lalu saya bercerita bahwa ternyata kawan saya yang share sedotan bambu itu, diproduksi oleh kawan saya yang lain. Kemudian ...