Terkadang di beberapa malam sejak tiga bulan terakhir ini, saya mengalami kegelisahan. Bukan saja karena sampah. Bukan saja karena belum benar-benar berhasil Nol Sampah. Tetapi karena memikirkan sejauh mana jangkauan suara saya terdengar. Mengapa begitu penting? Hingga gelisah? Dalam alur pikiran saya mengenai permasalahan sampah itu begini. Diawali dari akses informasi lalu menuju pada kesadaran kemudian pada upaya aksi bagi yang tergerak lalu pengulangan informasi yang lebih detail lalu rutinitas atau bisa diartikan gaya hidup. Alur yang panjang. Dengan tempo yang lama. Perhitungannya itu jika jumlah masyarakat adalah 100% maka masyarakat yang menerima informasi perihal sampah secara lengkap paling banyak hanya 40%nya saja. Dari 40% itu kemudian sadar bahwa sampah benar-benar menjadi masalah adalah 80%nya. Atau 32% dari total masyarakat. Yang kemudian bergerak? Hanya 50%nya saja yaitu menjadi 16%. Lalu hanya sekitar 8% saja yang akan melakukan pengulangan sambil mendalami i...